Sabtu, 16 Mei 2015

Sejarah

Kampung citapen merupakan daerah paling ujung timur kawasan Desa Pada mulya Kecamatan Cipunagara. Kampung citapen di ambil dari nama sungai yang menjadi pembatas desa antara desa padamulya dengan desa manyingsal yaitu sungai Citapen.
Penduduk kampung citapen berkisar antara 500 jiwa usik dan 200 kepala keluarga yang mayoritas pencaharian penduduk adalah petani peternak.Di sekitar kampong dikelilingi oleh hamparan tegalan dan sawah sehingga banyak terdapat limbah pertanian juga rerumputan yang dapat di ambil manfaatnya untuk pakan ternak.
Selain itu kampuing citapen berdekatan dengan kawasan perkebunan tebu milik PT. RNI yang luasnya mencapai 600 hektare. Dengan keadaan lingkungan tersebut masyarakat kampung citapen hampir setiap rumah memilik iingon - ingon ( ternak ), terutama ternak ruminansia.
Salah satu andalan ternak yang dipelihara adalah domba, masyarakat beranggapan bahwa domba mudah di pelihara dan turun temurun dari jaman dahulu.Dengan beternak domba mereka bisa mencukupi kebutuhan keluarganya terutama untuk kebutuhan anak masuk sekolah. Meskipun hanya berbekal pengalaman dan mengelola ternak secara tradisional ( diangon ) populasi domba dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Sehingga di tetapkan oleh Kepala Desa sebagai sentra peternakan domba.

Sejalan dengan hal tersebut pada tahun 2012 ada salah seorang tim kreatif yang berinisiatif di bentuknya wadah atau organisasi yang menampung keluhan para peternak ( budak angon ). Organisasi tersebut bernama “Budi Asih” yang memiliki makna bahwa budak angon itu memiliki Budi Pekerti, Nya’ah Ka Sato, Silih Asah Silih Asih kepada sesama manusia.

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com